Pages - Menu

Rabu, 09 April 2025

Apakah Pekerjaan Manusia akan digantikan Oleh AI?

Apa Itu AI?



Singkatnya AI merupakan Kecerdasan Buatan yang memiliki kemampuan untuk memecahkan suatu masalah layaknya manusia. Umumnya AI dapat membuat sesuatu yang dapat manusia lakukan seperti menggambar, menulis, bahkan bisa membuat musik, dengan mensimulasikan pembelajaran, pemahaman, dan memecahkan masalah berdasarkan berbasis data yang dimilikinya.

Contoh AI di Kehidupan Sehari - hari 

ChatGPT

ChatGPT dikembangkan oleh OpenAI, sebuah organisasi penelitian kecerdasan buatan yang berlokasi di Amerika Serikat. Istilah “ChatGPT” diambil dari "chat" yang berarti percakapan dan "GPT" yang berarti Generative Pre-trained Transformer. Awal dikembangkan pada tahun 2018 dengan nama GPT-1 yang merupakan model awal yang hanya digunakan untuk riset, ChatGPT dirilis pada tahun 2022 dengan GPT-3.5. ChatGPT sangat populer digunakan karna AI ini sangat praktis digunakan dengan hanya memasukan promt yang diinginkan ChatGPT akan memproses dan memahami bahasa manusia lalu mengeluarkan output berupa jawaban yang sudah dimasukan oleh promt, AI ini dapat menyelesaikan soal sekolah, pekerjaan, programming, dll.

Google Maps

Google Maps adalah layanan peta digital dari Google yang membantu pengguna menemukan lokasi, menentukan rute tercepat, mengetahui kondisi lalu lintas, menemukan tempat-tempat seperti restoran, SPBU, ATM dll. Tapi... tahukah kamu bahwa Google Maps menggunakan AI untuk membuat semua fitur ini jadi lebih canggih dan real-time?
Fitur seperti prediksi lalu lintas yang menganalisis GPS pengguna lain, sensor jalan, dan riwayat perjalanan, tidak hanya dia juga bisa merekomendasi tempat, dan navigasi suara pintar.

ChatBot

Chat Bot adalah perangkat lunak yang dibuat untuk berkomunikasi atau bercakap-cakap dengan orang secara otomatis, umumnya lewat teks (chat) atau suara. Kata chat bot berasal dari chat yang berarti percakapan dan bot yang berarti robot.
Chat bot bekerja dengan dua cara yang pertama yaitu Rule-based Chatbot (berbasis aturan) yang artinya hanya bisa menjawab pertanyaan tertentu yang sudah program, menjawab pertanyaan terbatas dan tidak fleksibel.
Sedangkan cara kedua adalah AI-based Chatbot (berbasis Kecerdasan buatan) cara ini biasa nya menggunakan teknologi AI dan Machine Learning yang bisa memahami bahasa alami atau manusia dan dapat memberikan jawaban lebih fleksibel. Chatbot biasanya digunakan untuk layanan pelanggan di website toko online, perbankan, kesehatan, dan asisten virtual.

Pekerjaan yang Rawan Terganti Oleh AI

Petugas Data Entry

AI bisa dengan mudah memasukan, dan menganalisis data dalam jumlah besar jauh lebih cepat dan akurat.

Costumer Service Dasar

Chatbot telah banyak dimanfaatkan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan umum seperti jam operasional, keadaan pemesanan, metode pembayaran, dan lainnya. Tapi, layanan pelanggan kompleks masih butuh manusia.

Kasir

Dengan kemunculan self-checkout dan metode pembayaran digital seperti QRIS dan dompet elektronik, posisi kasir mulai digantikan di sejumlah lokasi.

Penerjemah Bahasa

AI seperti Google Translate dan DeepL semakin tepat dalam menerjemahkan teks. Namun, penerjemahan kreatif (seperti puisi atau sastra) masih memerlukan sentuhan manusia.

Pekerja Pabrik

Berbagai jenis pekerjaan di bidang produksi telah dialihkan ke robot otomatis dalam pabrik, terutama aktivitas yang bersifat berulang seperti pengemasan, pemotongan, atau penataan barang.

Penulis Konten dasar

AI mampu menghasilkan tulisan singkat, penjelasan produk, bahkan teks untuk media sosial. Namun, konten yang memerlukan narasi atau perspektif yang khas masih lebih efektif jika ditulis oleh manusia.

Data Analis Dasar

Kecerdasan buatan mampu memproses informasi, menghasilkan visualisasi, dan menyusun laporan secara otomatis. Namun, analisis strategis serta proses pengambilan keputusan masih memerlukan intervensi manusia.

Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI

Sebaliknya, pekerjaan ini lebih terlindungi dari bahaya AI karena memerlukan daya cipta, perasaan, dan keterlibatan antara individu.

1. Guru dan Dosen

Yap pekerjaan pertama yang sulit digantikan oleh AI adalah guru dan dosen, meskipun AI memiliki data informasi yang dapat memberikan informasi yang jauh lebih banyak namun, mengajar bukan sekedar memberikan informasi, melainkan juga berkaitan dengan hubungan, rasa peduli, dialog timbal balik, serta mengenali kepribadian peserta didik.

2. Tenaga Medis

Pada saat ini AI sudah dibuat dari berbagai macam bidang termasuk dibidang kesehatan walaupun diagnosis dapat didukung oleh kecerdasan buatan, namun keputusan akhir, perawatan, dan cara pendekatan emosional kepada pasien tetap memerlukan keterlibatan manusia.

3. Pekerja Kreatif (Seniman, Penulis cerita, Desainer, Fotografer)

Beberapa bulan lalu sempat viral karna ChatGPT dapat mengubah foto hasil jepretan kamera menjadi sebuah gambar khas style dari Studio Ghibli hal ini dapat membuat kekhawatiran sejumlah seniman yang ada didunia termasuk pemilik dari Studio Ghibli itu sendiri yaitu Hayao Miyazaki mengatakan kalau dia sangat membenci dan mengutuk penggunaan AI pada sebuah seni. AI mampu menyalin gaya seni, namun perasaan, nilai-nilai budaya, pengalaman individual, dan inovasi yang unik hanya dapat dihasilkan oleh manusia. Karya seni yang dibuat dengan tulus menyentuh emosi atau narasi yang dapat menggugah perasaan tetap memerlukan sentuhan manusiawi.

4. Pengacara & Hakim

Bidang hukum memerlukan pertimbangan moral, pemahaman konteks sosial, dan penilaian etika, yang terlalu kompleks untuk AI. AI bisa bantu mencari data hukum, tapi keputusan akhir harus dibuat oleh manusia.

5. Pekerja Sosial dan Konselor

Memerlukan rasa empati, pengertian, dan keterlibatan emosional yang tidak dapat diadakan oleh teknologi. Dalam situasi kekerasan di rumah, misalnya, individu yang terkena dampak memerlukan seseorang yang sungguh-sungguh peduli, bukan respon yang standar.

6. Pekerjaan Lapangan Kompleks (Tukang, Montir, Teknisi Ahli)

Beragam kondisi di lapangan sering kali tidak dapat diramalkan dan memerlukan penyesuaian, imajinasi, serta keterampilan praktis, yang merupakan hal yang sulit dicapai oleh mesin.

7. Manajer dan Pemimpin Organisasi

Memimpin memerlukan pandangan jauh ke depan, fleksibilitas, serta kecakapan emosional yang hanya dapat dilakukan oleh individu.

Kesimpulan

Kesimpulannya ialah AI memang sangat berguna bagi manusia untuk mendapatkan informasi dan memecahkan sebuah masalah. Namun itu juga dapat mengancam beberapa pekerjaan dan digantikan oleh AI, tetapi AI tidak memiliki kesadaran dan hanya bekerja ketika diperintahkan berdasarkan data. Intinya semakin manusiawi, kreatif, dan kompleks suatu pekerjaan, semakin sulit AI untuk menggatikannya, AI dibuat untuk membantu pekerjaan manusia membuatnya menjadi lebih efektif dan bisa menjadi pendamping yang dapat memberikan saran. Itu saja Terima Kasih Sudah membaca sampai akhir😊

1 komentar: